Senin, 27 April 2020

komponen komponen karburator mobil lengkap dengan fungsinya

Karburator adalah komponen utama dalam sistem bahan bakar bensin konvensional yang berfungsi untuk menyuplai bensin kedalam aliran udara didalam intake manifold dengan takaran yang ideal. Dari bentuknya yang besar, mungkin anda bertanya-tanya. Apa saja komponen didalam karburator mobil ini ? Oleh sebab itu, kali ini kita akan membahas secara rinci komponen karburator mobil beserta fungsi dan penjelasan masing-masing. nah berikut komponen komponen karburator mobil lengkap dengan fungsinya!

1. Inlet hose : Inlet hose adalah selang masuk atau selang yang berfungsi sebagai tempat mengalirnya bensin dari ujung selang bensin. Dari selang inilah bensin masuk ke karburator mobil.

2. Jarum Pelampung : Jarum pelampung juga bisa disebut sebagai katup bensin, karena fungsi jarum pelampung adalah untuk membuka dan menutup inlet hose. Bentuk jarum ini segitiga dengan ujung yang mengarah ke dalam inlet hose, diameter bawah dari jarum ini lebih besar sehingga ketika jarum ini terdorong keatas, maka saluran bensin akan tertutup. Dan akibatnya bensin dari inlet hose tidak mengalir. Ketika jarum ini kembali turun maka bensin akan kembali mengalir karena salurannya terbuka. Lihat juga Harga pasaran daihatsu bekas

3. Pelampung : Pelampung adalah sebuah komponen terbuat plastik yang mengapung pada benda cair. Fungsi pelampung adalah untuk mengontrol posisi jarum pelampung sesuai volume bensin didalam ruang pelampung. Ketika volume bensin tinggi maka posisi pelampung akan lebih tinggi, dan ini akan menekan jarum kebagian atas. Namun, kalau volume bensin mulai turun maka posisi pelampung akan kembali turun.

4. Ruang Pelampung : Ruang ini, berfungsi sebagai ruang transit, Karena disinlah tempat bensin ditampung untuk disalurkan kedalam. Fungsi ruang penampung ini hanya menampung bensin dari saluran bahan bakar dengan tekanan sama dengan tekanan atmosfer.

5. Air Vent : Saluran ventilasi ini akan menghubungkan ruang pelampung dengan udara luar, tujuannya yakni untuk menjaga tekanan didalam ruang pelampung agar tetap stabil sesuai tekanan udara luar. Dengan demikian, volume bensin yang keluar ke venturi menjadi lebih ideal.

Jet Needle


6. Main Jet : Main jet atau yang diebut juga main noozle adalah saluran utama yang menghubungkan ruang pelampung dengan venturi, bensin akan keluar melalui main jet dengan volume yang ideal. Diameter main jet juga disesuaikan dengan kapasitas mesin agar perbandingan campuran bensin dan udara bisa selalu stabil. Main jet, terhubung secara langsung ke dalam ruang pelampung dengan posisi miring (posisi input lebih rendah) ini menyebabkan bensin tidak tumpah kedalam venturi.

7. Slow Jet: Slow jet juga merupakan saluran bensin yang menghubungkan ruang pelampung kedalam intake manifold. Tapi berbeda dengan main jet, slow jet akan mengalirkan bensin ke idle jet yang terletak setelah katup gas. Fungsi slow jet adalah untuk mengalirkan bensin saat mesin dalam kecepatan idle.

8. Economizer Jet : Economizer jet berfungsi membuat bensin lebih homogen atau bercampur lebih baik dengan udara. Saluran ini terletak ditengah saluran idle, dengan kata lain economizer jet akan bekerja saat mesin berada pada kecepatan idle.

9. Idle Jet : fungsi Idle jet adalah untuk mengalirkan udara dari filter udara menuju langsung ke dalam intake manifold (tanpa melewati katup gas). Artinya idle jet akan berperan dalam pengaturan idle RPM mesin.

10. Katup Gas : pada karburator tipe fixed venturi, Katup gas berbentuk seperti koin. Katup berbentuk bulat ini, secara normal akan menutup saluran udara didalam intake. Saat pedal gas ditekan, posisi katup akan semakin miring sehingga aliran udara bisa semakin lancar. Dari situ, bisa disimpulkan fungsi katup gas adalah untuk mengatur kecepatan aliran udara yang masuk ke.

11. Venturi : Venturi adalah ruang dengan diameter sempit didalam saluran intake. Desain bertujuan untuk mempercepat aliran udara yang melewati venturi. Jika aliran udara didalam venturi lebih cepat maka tekanan didalam venturi akan lebih kecil, perbedaan tekanan inilah yang membuat bensin keluar dari main jet. venturi terletak sebelum katup gas, sehingga sudut pembukaan katup tidak akan membuat bensin tersedot oleh hisapan piston.

12. Choke : Choke valve pada dasarnya memiliki bentuk yang sama dengan katup gas. Fungsinya juga sama yakni untuk menutup saluran udara yang akan masuk ke mesin. Tapi choke valve terletak sebelum venturi, sehingga ketika katup ini ditutup maka hisapan piston akan menyedot lebih banyak bensin didalam ruang pelampung, sehingga campuran bisa lebih kaya. Campuran kaya ini dipakai saat cold start dimana banyak bensin yang mengembun di dinding intake.

13. Screw Control : Ada dua buah sekrup pengatur pada karburator mobil yakni idle speed air screw dan idle mixture air screw. Sekrup kecepatan idle akan mengatur sudut buka katup gas pada posisi pedal release. Dengan adanya sekrup ini, katup gas tidak tertutup rapat saat idle sehingga udara bisa melewati saluran ini meski dalam volume kecil. Sementara sekrup campuran idle akan mengatur besar kecilnya saluran idle jet. Pengaturan ini akan memoengaruhi tingkat campuran bahan bakar dan udara ketika mesin idle apakah kaya atau miskin.

Demikian artikel lengkap mengenai komponen karburator mobil beserta fungsinya, semoga bisa menambah wawasan kita dan bermanfaat bagi kita semua. Sumber rujukan : https://infohargamobkas.blogspot.com/2020/04/komponen-karburator-mobil-dan-fungsinya.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda berkomentar yang baik kami hargai, komentar spam langsung delete